PELAYANAN KAMI

Kesehatan

SELENGKAPNYA

Pembangunan

SELENGKAPNYA

Administrasi

SELENGKAPNYA

Pendidikan

SELENGKAPNYA

ARTIKEL TERBARU

Showing posts with label PENGETAHUAN. Show all posts
Showing posts with label PENGETAHUAN. Show all posts

December 30, 2013

Peran Desa bakungan pada masa penjajahan

Pada jaman indonesia masih belum mengibarkan benderanya, saat kita masih terpuruk pada masa-masa penjajahan, desa Bakungan telah mengukirkan namanya menjadi desa yang paling banyak menjadi tujuan para pengungsi di sekitar wilayahnya pada radius puluhan kilometer.
Desa bakungan yang pada masa itu dianggap paling aman dari serangan para penjajah memang menjadi suatu misteri yang hingga kini masih saja menjadi misteri, karena Desa yang kini dipimpin oleh Bp.Agus Krisnanto ini bukanlah desa yang letaknya tersembunyi, bukan pula Desa yang yang memiliki bala tentara kuat, dan juga letak desa ini jauh dari hutan yang biasa digunakan sebagai tempat mengungsi penduduk pada jaman peperangan dahulu.
Cerita turun temurun dari warga desa yang bahkan masih ada saksi hidup yang dahulu menyaksikan secara langsung kejadian tersebut menyebutkan bahwa ada banyak keanehan dari desa yang menjadi bagian dari kecamatan karangdowo kabupaten klaten ini, karena meskipun wilayah disekitar desa ini dihujani peluru dan meriam namun tak satupun peluru tersebut jatuh di desa ini, bahkan banyak kejadian dimana para tentara jepang dan belanda yang selalu bercerita tersesat saat memasuki kawasan desa yang dahulu ada bagian dari kerajaan kepatihan surakarta yang diutus menjadi lurah bagi desa yang dilewati dua anak sungai bengawan solo ini.
Disebagian wilayah desa bakungan tepatnya di dukuh jetis para penduduk menceritakan bahwa dahulu wilayah ini memang pernah menjadi sasaran tembak dari para tentara jepang karena mereka tahu kalau wilayah ini adalah sarang dari para pengungsi dan para pemberontak yang terluka, namun peluru yang mereka lontarkan dari sebelah utara desa tak satupun yang mengenaoi atau masuk ke wilayah perkampungan, bahkan pesawat yang hilir mudik di atas wilayah inipun seolah tak melihat adanya perkampungan di wilayah ini dan hanya menjatuhkan bom di tempat lain.
Banyak yang berpendapat hal tersebut karena adanya sebuah jimat yang para penduduk menyebutnya "mbah jimat" dirumah salah satu warga, dan ada juga yang menyebutkan hal itu karena kesaktian dari pemimpin desa pada waktu itu, (lurah sepuh/raden bei) namun hal yang sebenarnya tetap saja masih menjadi misteri besar..
Peninggalan dari jaman_jaman bersejarah tersebut kini sudah tiada karena rumah-rumah jaman dahulu yang menjadi saksi bisu kehebatan desa ini kini telah rubuh dimakan jaman, seperti rumah joglo milik lurah sepuh/ndoro bei yang dikenal sakti trah dari kepatihan surakarta, ataupun rumah dari Bp mitro yang dulu sebagai tempat para pengungsi berlindung dari kekejaman para penjajah, semua pengungsi datang dari berbagai daerah, dan salahj satunya ternyata ada yang pandai melukis, dan meninggalkan kenang-kenangan berupa lukisan pemandangan desa yang asri seperti yang dia idam-idamkan dan lukisan tersebut diberika kepada bapak mitro kasi sebagai tanda terima kasih atas kebaikan beliau yang telah menerima rombongan mereka untuk mengungsi di rumah beliau,dan kini lukisan tersebut masih dapat kita lihat dirumah salah satu penduduk desa yang tak lain ya... Saya sendiri.. Cucu dari Bp mitro kasi, meskipun ada bagian yang sedikit luntur karena dimakan usia namun lukisan ini masih terlihat gagah dan menakjubkan..

Powered by Telkomsel BlackBerry®

April 19, 2013

Aneka Keripik dari Desa Bakungan tembus sampai jakarta

Siapa sangka sebuah desa kecil di wilayah kabupaten Klaten yang menjadi tempat kelahiran saya kini mulai dikenal di kalangan luas, berkat kerja keras dari pihak pemerintah desa bersama semangat warga untuk mulai maju dan berkembang kini telah terbuka jalan bagi para masyarakat desa bakungan untuk terus berkarya dan memajukan desa bakungan tercinta.
 jika dulu Desa Bakungan tidak dikenal di kalangan luas, kini nama Desa Bakungan mulai mengharum seiring kepemimpinan Bapak Agus Krisnanto yang mencetuskan berbagai ide kreatifnya salah satunya melalui program pemberdayaan masyarakat yaitu membuat aneka keripik yang kini hasil karya para masyarakat Desa Bakungan telah dapat menembus pasaran luar kota bahkan sampai ke ibu kota Jakarta. Keripik yang dihasilkan oleh masyarkat Desa Bakungan berasal dari bahan-bahan yang sebelumnya tidak pernah disangka-sangka, diantaranya adalah dari bonggol pisang, yang saat ini justru menjadi produk andalan. tanaman pisang yang banyak tumbuh subur hampir disegala tempat kini telah dapat dimanfaatkan lebih maksimal dengan mengolah bonggolnya atau umbi akar yang dahulu hanya terbengkalai tidak berguna.
sepintas memang terasa aneh, karena biasanya kita hanya memanfaatkan pohon pisang untuk diambil buah dan daunnya, dan kemudian mulai ada yang memanfaatkan batangnya untuk bahan kerajinan dan tali untuk membungkus tempe, dan kini umbi akarnya [un mulai digunakan sebagai bahan baku makanan ringan bernilai ekonomi tinggi, segala puji bagi Alloh...
 Dengan suksesnya program pemberdayaan masyarakat yang di prakarsai oleh bapak kepala desa bakungan yang berperawakan tinggi dan tegap ini telah menggugah semangat para warganya untuk terus berkarya, dan menurut saya pribadi ini adalah cetusan ide beliau yang menjadikan perubahan besar bagi kehidupan masyarakat Desa Bakungan, kini Desa Bakungan Kecamatan Karangdowo tak lagi menjadi desa tertinggal, Desa Bakungan Adalah sebuah desa yang selalu berkarya dan akan terus berkarya demi kemakmuran bersama.. sekarang jika kita searc di internet tentang desa bakungan kecamatan karangdowo anda tak hanya akan menjumpainya di blog ini atau blog desabakungan.com saja, melainkan di banyak situs terkenal yang mulai membincangkan tentang Desa tercinta ini, mulai dari solopos.com , triburn , dan banyak situs terkenal lainnya..

Desa Bakungan sebagai Desa Percontohan

Meskipun secara legalitas belum ada yang menyatakan bahwa Desa Bakungan Kecamatan Karangdowo Kabupaten Klaten sebagai Desa Percontohan, namun dengan bangga saya berani mengutarakan hal ini, dan tentu saja saya tidak akan mengatakan hal itu tanpa sebab, bahkan banyak sekali kriteria dalam berbagai bidang yang menjadikan saya dengan tegas menyatakan bahwa Desa Bakungan Kecamatan Karangdowo adalah merupakan Desa percontohan, sebuah Desa yang menjadi icon dan pelopor berbagai kegiatan dan inovasi yang mencangkup dalam berbagai segi kehidupan masyarakat kita.

Desa Bakungan bukanlah sebuah desa yang besar, juga bukan merupakan sebuah desa yang memiliki komoditi tertentu, bukan merupakan sebuah desa yang memiliki situs-situs yang dapat menghasilkan bagi pendapatan daerah, bukan sebuah desa yang termasuk dalam desa wisata, bahkan jumlah penduduk Desa Bakungan juga tergolong sedikit, namun hasil karya yang tercetus dari Para Perangkat dan masyarakat Desa Bakunganlah yang menjadikan Desa Bakungan di kenal dikalangan luas, bahkan namanya kini telah sampai di jakarta berkat hasil karya keripik sederhana dari masyarakatnya yang ternyata banyak diminati masyarakat. Jika melihat dari letak geografis maka Desa Bakungan seolah bukan menjadi sebuah desa yang diunggulkan, namun berkat cetusan beraneka ide dan inovasi yang didukung oleh semangat para warga desa bakungan, kini Desa bakungan mulai bagkit dan bahkan menjadi sorotan di berbagai media, untuk lebih detailnya akan saya utarakan kenapa Desa Bakungan dapat disebut sebagai Desa Percontohan.


PERSATUAN WARGA YANG SANGAT ERAT tak seperti Desa kebanyakan yang mudah sekali terpecah belah akibat adanya kesenjangan sosial ataupun banyaknya organisasi maupun perkumpulan beberapa orang yang beraneka ragam, di Desa Bakungan ini terbentuk banyak sekali perkumpulan, baik yang bertema keagamaan, kepemudaan, kemasyarakatan, maupun club-clup tertentu, namun dari sekian banyak perkumpulan tersebut terjalin suatu keharmonisan yang sangat luar biasa, terbukti dari suksesnya jalinan kerjasama antara beberapa organisasi yang selalu melaksanakan berbagai kegiatan di Desa ini, seperti Pengajian, Lomba dalam memperingati hari kemerdekaan, dan iven-ien lain seperti bazar murah dan banyak lagi yang lainnya yang kesemuanya tak hanya dari satu golongan saja, melainkan kerjasama dari beberapa perkumpulan yang saling membantu antara yang satu dengan yang lain. Sistem Kependudukan yang terpadu Salut untuk para perangkat Desa Bakungan yang dipimpin oleh bapak Agus Krisnanto sebagai seorang kepala desa yang hingga kini selalu mencetuskan bermacam inovasi yang membuat Desa yang satu ini semakin tertib teratur dan mudah dalam bermacam program kependudukan, System Birokrasi yang mudah cepat dan transparan mulai diberlakukan di Desa Ini sejak kepemimpinan beliau, Pembuatan KTP,KK, Akte kelahiran bahkan sampai untuk mengurus semua dokumen penting seperti pembuatan sertifikat tanah kini semakin mudah dan murah saja, tak seperti pada masa-masa kepemimpinan pendahulunya. Program Pemberdayaan Masyarakat yang sukses Jika dahulu dan bahkan sampai sekarangpun kalimat " cari kerja itu susah" selalu terngiang di telinga kita, maka di Desa bakungan masalah tersebut telah dapat teratasi, dengan adannya banyak sekali program pemberdayaan masyarakat yang terbilang sangat sukses kini para penduduk Desa Bakungan yang dulunya banyak sekali yang menganggur alias tidak memiliki lapangan pekerjaan kinimereka telah dapat membuat lapangan kerja sendiri, bahkan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang diterapkan di desa Bakungan telah dapat mengharumkan nama Desa ini sampai ke wilayah ibu kota negara dengan dapat ditembusnya pasaran aneka keripik hasil karya masyarakat desa Bakungan yang dulunya adalah hasil pelatihan yang diadakan oleh pihak Pemerintahan Desa yang dipelopori oleh PKK Desa Bakungan yang di pimpin oleh Ibu Lestari istri dari Beliau kepala Desa Bakungan sendiri. Desa Berbasis Technologi Informasi jika internet dahulu tidak dikenal oleh sebagian besar masyarakat Desa, maka mulai sekarang internet mulai merambah ke Desa-desa, dan Desa Bakungan adalah Desa pelopor dari program tersebut, bahkan pemerintah desa bakungan jualah yang memperkenalkan aneka macam inovasi program komputer yang memudahkan dalam mengurus dan mengakses data kependudukan yang dahulunya dilakukan secara manual, bahkan di pemerintahan Desa ini setiap perangkat Desa diwajibkan untuk bisa mengoprasikan komputer, tidak lagi menggunakan system manual yang rumit dan banyak memakan waktu, dan dalam surat menyurat kini dilakukan dengan email sehingga langsung dapat diterima oleh yang bersangkutan dengan segera. sebenarnya masih banyak lagi alasan yang membuat Desa Bakungan dapat diktakan sebagai Desa percontohan, namun saya kira hanya dengan sedikit keterangan diatas kita sudah dapat menyimpulkan betapa pemerintahan desa Bakungan beserta masyarkatnya telah mampu dan layak untuk dikatakan sebagai Desa Percontohan, mengingat merekalah yang menjadi pelopor pertama dalam segla perkembangan di wilayahnya. salam hangat.. Tama Bakungan

Program Pembentukan Desa Bakungan menjadi Desa Wisata

Wacana pembentukan Desa Bakungan kecamatan Karangdowo menjadi salah satu Desa Wisata di kawasan kabupaten klaten tampaknya akanc di ungkap kembali ke permukaan dan akan segera di realisasikan, wacana untuk menjadikan Desa yang berbatasan langsung dengan kecamatan Juwiring ini adalah buah pemikiran dari Kepala Desa Bakungan Agus Krisnanto WD yang optimis akan menjabat kembali sebagai orang nomor satu di Desa yang menjadi pioner penggunaan technologi informasi modern dalam sistem pemerintahan desa di wilayah Kecamatan Karangdowo kabupaten klaten ini."Sebenarnya untuk membuat Sebuah Desa menjadi Desa Wisata tidaklah terlalu sulit, kita hanya perlu menggali potensi yang ada di sekitar warga dan dengan peran aktif masyarakat maka desa wisatapun tak lagi menjadi mimpi yang seakan mustahil mengingat letak geografis dan topografi Desa bakungan." ujar Kepala Desa Bakungan.
salah satu ide yang ingin beliau tuangkan dalam rangaka mewujudkan harapan besar masyarakat ini adalah dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah warga yang banyak terbengkalai dengan menanaminya satu jenis tanaman yang komersil yang akhirnya akan menjadi sebuah desa yang memiliki komoditi tertentu.salah satu jenis tanaman yang kini mulai dilirik adalah buah rambutan / ace.Buah yang satu ini memang terlihat sudah cukup banyak ditanam oleh warga masyarakat desa bakungan, mengingat perawatannya yang mudah dan dapat tumbuh subur di wilayah desa bakungan.

Lahan kosong di sekitar rumah warga :



Antara Penipu dan Pengemis

Dalam post kali ini saya hanya akan menceritakan sebuah cerita yang bekaitan tentang pengemis yang sekaligus bisa dikatakan penipu, bukan membahas tentang pengemis dan penipu.

Seorang pemuda dengan perawakan tegap tapi agak kurus yang kita sebut saja namanya wawan (yang namanya sama mohon maaf ea... ni cuma contoh kok ) tiap harinya dia hanya mengandalkan kemampuan aktingnya yang sebenarnya salah dalam menempatkan kemampuannya tersebut, tiap hari pemuda dengan kulit gelap karena terbakar matahari tersebut berpakaian kumal dan membungkus kaki kirinya dengan perban yang telah di olesi dengan obat merah dan sedikit tape, hal itu dilakukan agar ia terkesan sebagi orang cacat yang sangat membutuhkan pertolongan.

setiap harinya ia berada di pinggir jalan yang berbeda, ia duduk dan membungkukkan badannya, menggeser sedikit mulut bagian bawahnya dan berkata " lappaarrr.... " dengan nada selayaknya orang yang terkena strouk alias tidak jelas. Ya, ia adalah seorang pengemis.. tapi dia juga seorang penipu..

Suatu ketika salah seorang temannya bertanya pada wawan yang tengah menghitung uang yang lumayan banyak hasil dari belaskasihan orang sekaligus korban tipu dayanya, " Wahhh.. Banyak betul pendapatan kamu wann.. aku g pernah bisa tuw dapat segitu banyaknya.." celetuk temannya yang juga berprofesi sebagai seorang pengemis, " makanya kalo kerja pake otak, akting donk, biar orang pada kasihan kalo liat kita, jadi ngasihnya banyak." jawab Wawan dengan nada sinis.
Entah apa yang ada di pikiran mereka, usia yang masih muda, tenaga yang masih prima, mereka biarkan sia-sia dan lebih memilih mencari rizki di jalan yang salah, mengandalkan tipu daya dan belas kasihan orang semata.

suatu ketika Wawan berada di pinggir jalan yang sepi, ia menunggu datangnya orang yang akan memberinya uang setelah melihat dia, dia menundukkan wajahnya, dia mendengar ada langkah kaki yang mendekat, segera ia berteriak "lapaarrrr..., laparr.." berulang kali dengan suara yang tidak begitu jelas, alangkah bahadianya ia ketika mendpati ternyata orang tersebut memasukkan uang dua puluh ribuan ke dalam kaleng bekas yang ia sodorkan ke depan wajahnya, ia berucap "terima kasih tuan.. terima kasih tuan.." setelah melirik sepatu lelaki yang dikenakan dermawan tersebut, namun rasa bahagianya mendadak pergi terganti pukulan dahsyat dihatinya ketika mendapati hanya ada satu kaki dan sebuah tongkat yang menopang lelaki tersebut, dia melirik keatas dan ia dapati dermawan tersebut adalah seorang bapak tua dengan pakaian seadanya dan membawa kotak bertuliskan "Jahit Sepatu". lelaki tua itupun berucap lirih "semoga uang ini bisa buat beli makanan untuk kamu nak..".

mendengar ucapan dari bapak tersebut pemuda itu gemetar, tergetar hatinya, mengalir deras air matanya, ia tak sanggup berucap sepatah katapun seiring orang tua pincang yang dermawan tersebut semakin berlalu, hampir setengah jam ia meratapi apa yang telah ia lakukan, selama ini ia telah berbohong, ia sebenarnya sehat, tak kurang suatu apapun, namun ia berpura-pura sebagai orang yang pincang dan lebih memilih meminta-minta pada orang lain karena dianggap mudah dan tanpa harus bekerja keras, sedangkan bapak tua yang pincang itu tetap berusaha keras mengais rizki yang halal sebagai seorang penjahit sepatu keliling seiring langkahnya yang tak sempurna.
sejenak kemudian ia mulai bangkit, dirobeknya perban yang ada di kakinya sambil terus mengucurkan air mata, ia genggam erat uang dua puluh ribuan dari bapak dermawan itu dan berjanji pada dirinya untuk tak lagi mengulangi segala perbuatan yang selama ini dia lakukan, dia malu dengan dirinya, ia malu pada bapak tua itu, ia malu dihadapan dunia, di panggilnya seorang gadis kecil yang tengah mengamen di dekat posisinya berdiri dan ia berikan seluruh uang hasil memngemisnya hari itu seraya berkata pada gadis itu " cepat pulang, kamu tak pantas melakukan ini semua..."

semoga kisah ini menjadikan teladan buat kita agar senantiasa bekerja dalam naungan kejujuran...
Wassalam...

PERANGKAT DESA

AGUS KRISNANTO
KEPALA DESA
JANGKUNG WIDAYAT
SEKRETARIS DESA
PERANGKAT
KEPALA URUSAN
PERANGKAT
KEPALA SEKSI

ALAMAT

HUBUNGI KAMI

Untuk mengenal Desa Kami tercinta lebih dekat, anda dapat langsung mengunjungi atau menghubungi kami pada alamt berikut

alamat:

Desa Bakungan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, 57464

Jam Kantor:

Senin - Jumat Pukul 08:00 s/d 16:00

Call:

082221111121